Memiliki karir yang sukses merupakan impian hampir semua orang. Namun, untuk meraih kesuksesan tersebut bukanlah hal yang mudah dibutuhkan kerja keras, ketekunan, ketelatenan, dan dedikasi tinggi terhadap pekerjaan.
Berikut ini beberapa hal yang bisa diterapkan agar karir sukses:
1. Terus belajar dan terus meningkatkan kemampuan
Orang yang sukses adalah orang yang memiliki minat belajar yang tinggi. Mereka selalu antusias ketika mempelajari ilmu baru. Belajar bisa dilakukan dan didapatkan dimana saja. Tidak hanya di sekolah atau kamps saja. Apalagi di jaman digital ini yang sangat mudah untuk mengakses atau mencari ilmu. Semakin banyak belajar, semakin terbuka pula wawasan yang dimiliki.
Pelajari semua ilmu, pengetahuan dan keterampilan yang belum dikuasai. Usahakan untuk selalu membekali diri dengan pengetahuan dan skill yang up to date. Ini membantu kita untuk tetap fit dengan perkembangan zaman dan kebutuhan industri dan tren dunia kerja.
2. Berani mengambil resiko
Berani mengambil resiko merupakan salah satu kunci kesuksesan. Saat kita berani mengambil resiko hasilnya memang belum pasti. Bisa berhasil bisa juga tidak. Namun, jika kita berani melakukan tentu akan jauh lebih baik dibandingkan jika terus berada di zona nyaman. Untuk itu apabila ada kesempatan dalam menentukan suatu hal, tidak ada salahnya untuk mencoba dan mengambil resiko tersebut.
3. Memperluas relasi
Membangun relasi seluas-luasnya adalah hal yang sangat penting dalam dunia kerja. Riset LinkedIn melansir bahwa sekitar 80% profesional berpendapat, jaringan kerja atau networking adalah faktor penting untuk kesuksesan karir.
Membangun relasi dengan banyak orang memiliki banyak manfaat. Kita bisa terhubung dengan banyak orang di berbagai bidang, selain itu kita juga bisa berbagi pengalaman dan ilmu yang mungkin akan kita butuhkan nantinya.
4. Percaya diri
Percaya pada kemampuan dan keterampilan yang dimiliki. Ini mendorong kita mencapai kesuksesan dengan lebih mudah daripada kita menjadi pesimis dan rendah diri.
Keluarkan semua potensi diri dengan mengidentifikasi kemampuan dan bakat. Selain itu, kita juga perlu membangun kekuatan akademis, non akademis, dan minat pribadi. Dengan demikian, kita bisa memanfaatkan semua peluang dengan percaya diri. Kita harus nyaman dengan diri sendiri dan terus mengembangkan keahlian. Dengan memiliki sikap percaya diri, kita menjadi lebih siap untuk menerima tantangan kerja.
5. Disiplin
Memiliki sikap disiplin yang tinggi merupakan salah satu faktor penting meraih kesuksesan karir. Hampir semua orang sukses pasti memiliki tingkat disiplin yang tinggi.
Apabila kita sudah terbiasa hidup dengan disiplin, segala pekerjaan pun lebih terkelola dengan baik. Produktivitas kerja pun meningkatkan dan pekerjaan atau tugas akan cepat terselesaikan.
Sebenarnya banyak sekali rahasia meraih kesuksesan, namun kesuksesan sendiri dimulai dari diri sendiri. Bila kita ingin sukses, maka pacu diri sebaik mungkin. Lakukan semua pekerjaan dengan baik, sungguh-sunnguh dan selalu fokus dengan tujuan. Meskipun untuk mencapai kesuksesan tersebut tidaklah mudah. Tantangan dan godaan pasti datang menghampiri silih berganti, namun jika kita sungguh-sungguh dan berkomitmen, kesuksesan pasti dapat kita raih.
“Without self-discipline, success is impossible, period.” – Lou Holtz
Memiliki disiplin tinggi merupakan salah satu faktor penting meraih kesuksesan. Dengan memiliki disiplin tinggi, kita akan terbiasa hidup secara teratur dan terorganisir. Sehingga segala rencana hidup kita pun tentu akan berjalan dengan baik.
Jika menginginkan masa depan cerah, maka kita harus memiliki sikap disiplin diri. Melalui sikap disiplin kita akan tahu apa yang baik bagi hidup kita dan apa yang harus ditinggalkan. Selain itu, kita akan terbantu dalam memilih dan memilah hal-hal yang bisa mendukung mimpi dan meraih masa depan yang lebih baik.
Meskipun sering dianggap sepele, memiliki sikap disiplin diri merupakan faktor krusial untuk meningkatkan produktivitas dan lebih cepat dalam menyelesaikan berbagai tugas. Berikut cara-cara mendorong diri untuk disiplin:
1. Mulai dari hal-hal kecil
Sesuatu yang besar pasti dimulai dari hal kecil. Begitupun disiplin tidak bisa tercipta secara instan. Maka dari itu untuk bisa meningkatkan disiplin diri harus dimulai dari hal-hal kecil dan sederhana. Misal, membereskan tempat tidur saat bangun, rutin bangun pagi, dll.
Sekecil apapun itu bila dilakukan secara konsisten akan menjadi sebuah kebiasaan. Menjadi budaya yang tertanam dalam diri. Kedisiplinan akan meningkat secara otomatis ketika kita sering melatih dan menerapkannya secara rutin.
2. Buat target
Punya target dalam hidup yang ingin dicapai? Adanya tujuan atau target membuat kita lebih fokus dan menghilangkan berbagai hal tidak penting yang dapat menghabiskan waktu dan energi kita sia-sia.
Dengan membuat target, kita akan punya motivasi dan terpacu untuk mencapainya. Apalagi jika target tersebut memiliki waktu terbatas, maka secara tidak langsung kita mulai belajar disiplin dan merencanakan segala hal dengan teratur dan sistematis guna mencapai target tersebut.
3. Buat rutinitas harian
Cara melatih disiplin bisa dimulai dengan menentukan rutinitas harian. Lama kelamaan rutinitas ini akan dirasakan sebagai hal yang ringan dilakukan. Buatlah jadwal kegiatan tertulis yang akan dikerjakan. Lalu tentukan urutan prioritas hal-hal apa saja yang ingin dilakukan.
Kerjakan kegiatan tersebut sesuai dengan jadwal yang telah dibuat. Berusahalah sekuat tenaga untuk menjalankannya sebaik mungkin.
4. Hindari menunda-nunda pekerjaan
Usahakan untuk tidak menunda pekerjaan. menunda hanya akan menghalangi diri menjadi orang yang disiplin. Biasakan untuk mengerjakan tugas sesegera mungkin. Tidak menunda-nunda, meskipun tenggat waktunya masih lama.
Mulai dari sekarang, mulailah untuk menetapkan jangka waktu. Buat janji pada diri sendiri untuk merealisasikan apa yang sudah direncanakan. Fokus untuk menyelesaikan tugas dan tidak memikirkan hal-hal lain.
5. Memiliki tekad dan komitmen yang kuat
Tanpa adanya tekad dan komitmen yang kuat, maka semua jadwal dan target yang telah disusun hanya akan menjadi wacana saja. Karena itu, kuatkan tekad dan komitmen untuk mulai belajar disiplin. Bila masih kesulitan, mulailah dari hal-hal yang paling mudah. Hingga akhirnya tekad dan komitmen kamu semakin hari semakin meningkat untuk terus melakukan rutinitas tersebut.
Mengembangkan jejaring kerja seluas-luasnya adalah hal penting dalam dunia kerja. Dengan mengembangkan jaringan kerja atau networking, kita bukan hanya menambah lingkaran pertemanan saja, tapi juga akan mendapatkan keuntungan lain seperti; mendapatkan kesempatan kerja, meningkatkan karir profesional, mendapatkan proyek sampingan, bahkan peluang pekerjaan baru di kemudian hari.
Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Zippia pada pekerja di Amerika, 70% karyawan menerima pekerjaan mereka saat ini melalui koneksi atau networking. Oleh karena itu membangun jejaring kerja atau networking sebanyak mungkin adalah sebuah keniscayaan.
Meski bagi sebagian orang membangun jaringan pertemanan cukup sulit dan melelahkan, tapi dengan menambahkan atau memperluas jaringan pertemanan, bisa dibilang dapat memberikan kesempatan untuk meraih kesuksesan. Riset LinkedIn melansir bahwa sekitar 80% profesional berpendapat bahwa jaringan kerja atau networking adalah faktor penting untuk kesuksesan karir.
Berikut beberapa hal yang bisa membantu kita membangun jejaring kerja:
1. Bergabung dengan organisasi atau komunitas
Cara ini dinilai menjadi salah satu wadah yang efektif untuk mengawali proses dalam membangun jaringan kerja. Karena dalam organisasi atau komunitas kita akan dengan mudah menemukan orang-orang yang menyukai hal yang sama. Dan biasanya para anggota komunitas tidak sungkan untuk membagi informasi terbaru tentang berbagai hal termasuk mengenai dunia kerja.
2. Manfaatkan akun media sosial
Saat ini akun media sosial sudah sangat beragam mulai dari LinkedIn, Facebook, Twitter, Instagram, dll. Kita bisa memanfaatkan akun media sosial untuk membangun relasi yang lebih luas dengan berbagai kelompok profesional dari berbagai latar belakang industri.
Dengan online networking ini, bahkan dapat menjangkau jejaring yang lebih luas dibandingkan dengan tatap muka secara langsung, mulai dari berbagai kota hingga negara. Caranya kita dapat bergabung dengan grup-grup di media sosial yang memiliki bidang dan minat yang sama. Selanjutnya aktif dalam diskusi-diskusi di grup tersebut yang dapat menghubungkan kita dengan orang-orang yang tepat, baik dari latar belakang profesional yang sama maupun yang berbeda.
3. Tidak malu untuk mendekatkan diri dengan rekan di lingkungan kerja
Memiliki hubungan baik dengan rekan kerja dan atasan merupakan salah satu langkah yang tepat dalam membangun jejaring kerja. Merekalah orang-orang yang paling sering bertemu dan bekerja dengan kita. Jangan sungkan mendekatkan diri untuk membina hubungan baik.
Atasan dan rekan kerja merupakan salah satu network yang dapat memberikan dampak positif untuk perkembangan karir, kita bisa mendapatkan masukan atau saran mengenai pekerjaan yang sedang dilakukan saat ini dengan berani bertanya ataupun memberikan solusi atas masalah yang dihadapi.