Cara Mendorong Diri Disiplin

“Without self-discipline, success is impossible, period.– Lou Holtz

Memiliki disiplin tinggi merupakan salah satu faktor penting meraih kesuksesan. Dengan memiliki disiplin tinggi, kita akan terbiasa hidup secara teratur dan terorganisir. Sehingga segala rencana hidup kita pun tentu akan berjalan dengan baik.

Jika menginginkan masa depan cerah, maka kita harus memiliki sikap disiplin diri. Melalui sikap disiplin kita akan tahu apa yang baik bagi hidup kita dan apa yang harus ditinggalkan. Selain itu, kita akan terbantu dalam memilih dan memilah hal-hal yang bisa mendukung mimpi dan meraih masa depan yang lebih baik.

Meskipun sering dianggap sepele, memiliki sikap disiplin diri merupakan faktor krusial untuk meningkatkan produktivitas dan lebih cepat dalam menyelesaikan berbagai tugas. Berikut cara-cara mendorong diri untuk disiplin:

1. Mulai dari hal-hal kecil

Sesuatu yang besar pasti dimulai dari hal kecil. Begitupun disiplin tidak bisa tercipta secara instan. Maka dari itu untuk bisa meningkatkan disiplin diri harus dimulai dari hal-hal kecil dan sederhana. Misal, membereskan tempat tidur saat bangun, rutin bangun pagi, dll.

Sekecil apapun itu bila dilakukan secara konsisten akan menjadi sebuah kebiasaan. Menjadi budaya yang tertanam dalam diri. Kedisiplinan akan meningkat secara otomatis ketika kita sering melatih dan menerapkannya secara rutin.

2. Buat target

Punya target dalam hidup yang ingin dicapai? Adanya tujuan atau target membuat kita lebih fokus dan menghilangkan berbagai hal tidak penting yang dapat menghabiskan waktu dan energi kita sia-sia.

Dengan membuat target, kita akan punya motivasi dan terpacu untuk mencapainya. Apalagi jika target tersebut memiliki waktu terbatas, maka secara tidak langsung kita mulai belajar disiplin dan merencanakan segala hal dengan teratur dan sistematis guna mencapai target tersebut.

3.  Buat rutinitas harian

Cara melatih disiplin bisa dimulai dengan menentukan rutinitas harian. Lama kelamaan rutinitas ini akan dirasakan sebagai hal yang ringan dilakukan. Buatlah jadwal kegiatan tertulis yang akan dikerjakan. Lalu tentukan urutan prioritas hal-hal apa saja yang ingin dilakukan.

Kerjakan kegiatan tersebut sesuai dengan jadwal yang telah dibuat. Berusahalah sekuat tenaga untuk menjalankannya sebaik mungkin.

4. Hindari menunda-nunda pekerjaan

Usahakan untuk tidak menunda pekerjaan. menunda hanya akan menghalangi diri menjadi orang yang disiplin. Biasakan untuk mengerjakan tugas sesegera mungkin. Tidak menunda-nunda, meskipun tenggat waktunya masih lama.

Mulai dari sekarang, mulailah untuk menetapkan jangka waktu. Buat janji pada diri sendiri untuk merealisasikan apa yang sudah direncanakan. Fokus untuk menyelesaikan tugas dan tidak memikirkan hal-hal lain.

5. Memiliki tekad dan komitmen yang kuat

Tanpa adanya tekad dan komitmen yang kuat, maka semua jadwal dan target yang telah disusun hanya akan menjadi wacana saja. Karena itu, kuatkan tekad dan komitmen untuk mulai belajar disiplin. Bila masih kesulitan, mulailah dari hal-hal yang paling mudah. Hingga akhirnya tekad dan komitmen kamu semakin hari semakin meningkat untuk terus melakukan rutinitas tersebut.

Tips Membangun Jejaring Kerja

Mengembangkan jejaring kerja seluas-luasnya adalah hal penting dalam dunia kerja. Dengan mengembangkan jaringan kerja atau networking, kita bukan hanya menambah lingkaran pertemanan saja, tapi juga akan mendapatkan keuntungan lain seperti; mendapatkan kesempatan kerja, meningkatkan karir profesional, mendapatkan proyek sampingan, bahkan peluang pekerjaan baru di kemudian hari.

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Zippia  pada pekerja di Amerika, 70% karyawan menerima pekerjaan mereka saat ini melalui koneksi atau networking. Oleh karena itu membangun jejaring kerja atau networking sebanyak mungkin adalah sebuah keniscayaan.

Meski bagi sebagian orang membangun jaringan pertemanan cukup sulit dan melelahkan, tapi dengan menambahkan atau memperluas jaringan pertemanan, bisa dibilang dapat memberikan kesempatan untuk meraih kesuksesan. Riset LinkedIn melansir bahwa sekitar 80% profesional berpendapat bahwa jaringan kerja atau networking adalah faktor penting untuk kesuksesan karir.

Berikut beberapa hal yang bisa membantu kita membangun jejaring kerja:

1. Bergabung dengan organisasi atau komunitas

Cara ini dinilai menjadi salah satu wadah yang efektif untuk mengawali proses dalam membangun jaringan kerja. Karena dalam organisasi atau komunitas kita akan dengan mudah menemukan orang-orang yang menyukai hal yang sama. Dan biasanya para anggota komunitas tidak sungkan untuk membagi informasi terbaru tentang berbagai hal termasuk mengenai dunia kerja.

2. Manfaatkan akun media sosial

Saat ini akun media sosial sudah sangat beragam mulai dari LinkedIn, Facebook, Twitter, Instagram, dll. Kita bisa memanfaatkan akun media sosial untuk membangun relasi yang lebih luas dengan berbagai kelompok profesional dari berbagai latar belakang industri.

Dengan online networking ini, bahkan dapat menjangkau jejaring yang lebih luas dibandingkan dengan tatap muka secara langsung, mulai dari berbagai kota hingga negara. Caranya kita dapat bergabung dengan grup-grup di media sosial yang memiliki bidang dan minat yang sama. Selanjutnya aktif dalam diskusi-diskusi di grup tersebut yang dapat menghubungkan kita dengan orang-orang yang tepat, baik dari latar belakang profesional yang sama maupun yang berbeda.

3. Tidak malu untuk mendekatkan diri dengan rekan di lingkungan kerja

Memiliki hubungan baik dengan rekan kerja dan atasan merupakan salah satu langkah yang tepat dalam membangun jejaring kerja. Merekalah orang-orang yang paling sering bertemu dan bekerja dengan kita. Jangan sungkan mendekatkan diri untuk membina hubungan baik.

Atasan dan rekan kerja merupakan salah satu network yang dapat memberikan dampak positif untuk perkembangan karir, kita bisa mendapatkan masukan atau saran mengenai pekerjaan yang sedang dilakukan saat ini dengan berani bertanya ataupun memberikan solusi atas masalah yang dihadapi.